By signing up, I agree to Travelo's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund olicy, and Host Guarantee Terms.

By signing up, I agree to Travelo's Terms of Service, Privacy Policy, Guest Refund Policy, and Host Guarantee Terms.

Already a Travelo member?

Forgot password?

Don't have an account?

Pulau Tegal

Pulau Tegal

Anda pernah mendengar Pulau Tegal ? mungkin untuk warga yang tinggal di sekitar kawasan objek wisata pantai Pesawaran tak asing lagi dengan pulau kecil ini. Agar bisa sampai ke pulau yang masih alami ini, kita harus menyewa jukung ( perahu ) di dermaga Ringgung. Perjalanan ditempuh kurang lebih 25 menit dari dermaga Ringgung agar bisa sampai di pulau tanpa sekolah ini. Perahu bisa mengangkut penumpang maksimal 20 orang sekali jalan. Sesampainya di Pulau Tegal biasanya kita langsung menikmati keindahan pulau ini. Pemilik perahu akan menjemput kita pada sore harinya. Jadi, kita bebas bermain sepuasnya.

Pulau Tegal merupakan pulau yang banyak ditumbuhi semak belukar dan pohon kelapa. Nama Tegal sendiri diambil, bukan karena penduduknya berasal dari Tegal. Tetapi, tegal, dalam bahasa setempat berarti semak belukar. Pulau ini diperkirakan mulai dihuni sekitar tahun 80 90 an. Kini, ada sekitar 30 KK yang hidup di pulau ini. Mereka setidaknya tersebar di 4 titik pemukiman yakni, Labuan Agung, Tegal Lunik, Cukuh Lioh dan Teluk Penganten. Tegal Lunik merupakan kawasan terramai dengan 12-15 KK yang tinggal disana. Sementara di Cukuh Lioh ada 7 KK, Labuan Agung 6 KK dan Teluk Penganten 4 KK. Mereka hidup sebagai nelayan ataupun pekebun. Biasanya mereka menanam pisang.